Mengapa hadir untuk pergi?
Mengapa datang untuk menghilang?
Memangnya menjadi persinggahan itu enak?
Sekejap lalu menghilang
Membekas dan selamanya
Namun tak satupun menetap nyata
Meski tiada kata terucap
Ku tau sungguh asa terusik
Ingin berkata, ingin mencari
Apalah daya
Terlalu lebar canggung ini
Sekedar menyapa
Sekedar merasa
Tak lagi sekedar aku menyebutnya
Hei kamu!
Bukan begitu cara untuk pergi
Memelankan derap perlahan
Lalu terdiam
Tak adakah sopan santunmu
Permisi saat datang
Pamitan kala pergi
Hei kamu!
Memangnya menjadi persinggahan itu enak?
Kau pikir saja sendiri